Hampir semua pelanggan kini memegang smartphone. Namun, memiliki aplikasi mobile sendiri bukan keharusan bagi setiap bisnis. Yang penting adalah memastikan aplikasi benar-benar menjawab kebutuhan pelanggan dan operasional Anda.
Berikut tanda bisnis Anda mungkin sudah membutuhkan aplikasi:
1. Pelanggan sering bertransaksi berulang. Jika pelanggan rutin memesan, membayar tagihan, atau mengecek status layanan, aplikasi membuat proses itu lebih cepat dibanding membuka website atau chat setiap kali.
2. Ada proses manual yang memakan waktu. Pencatatan pesanan, absensi karyawan lapangan, atau pengecekan stok yang masih lewat kertas dan pesan berantai bisa dipindahkan ke aplikasi agar lebih rapi dan mudah dipantau.
3. Anda ingin menjaga hubungan dengan pelanggan. Aplikasi memungkinkan notifikasi promo, informasi terbaru, atau program loyalitas langsung di perangkat pelanggan.
4. Tim Anda banyak bekerja di luar kantor. Petugas lapangan, sales, atau kurir dapat melapor, mengambil foto, dan memperbarui data langsung dari ponsel.
Sebelum membuat aplikasi, tentukan satu masalah utama yang ingin diselesaikan, siapa penggunanya, dan fitur paling penting untuk versi pertama. Mulailah dari yang sederhana, lalu kembangkan berdasarkan masukan pengguna.
Pertimbangkan juga apakah aplikasi perlu terhubung dengan sistem yang sudah ada, seperti website, kasir, atau database pelanggan, agar data tidak tercatat dua kali.
Aplikasi yang baik tidak harus rumit. Yang terpenting, aplikasi mudah digunakan dan benar-benar membantu. Jika Anda sedang mempertimbangkan aplikasi untuk bisnis Anda, tim EXE AJA siap membantu dari tahap perencanaan hingga peluncuran.
Foto ilustrasi: Rifki Kurniawan via Unsplash.